Pengolahan Lebih Lanjut dari Limbah Kelapa Sawit, PT PGN Tbk Fokus untuk Kembangkan Biometana

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 9 September 2024 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buah Kelapa Sawit. (Pixabay.com @
tristantan)

Buah Kelapa Sawit. (Pixabay.com @ tristantan)

MINERGI.COM – Roadmap PT PGN Tbk, Subholding Gas PT Pertamina (Persero) dalam dekarbonisasi menuju NZE 2060 diimplementasikan dalam penggunaan teknologi ramah lingkungan di lingkungan operasi.

PGN juga tengah fokus untuk pengembangan biometana sebagai renewable gas yang dihasilkan dari pengolahan lebih lanjut dari limbah kelapa sawit (POME).

Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN Rosa Permata Sari dalam keterngannya di Jakarta, Kamis (5/9/2024).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“PGN sangat terbuka untuk menjalin mitra dalam rangka keberhasilan inisiatif low carbon business,” ujarnya.

Dikutip Sawitpost.com, PGN mendukung penuh perhelatan Indonesia Africa Forum (IAF) 2024 sebagai ajang memperkuat pertumbuhan ekonomi melalui kerja sama tingkat internasional di berbagai sektor.

Dalam forum itu, PGN siap mendukung holding migas memainkan peran dalam rangka ekspansi go global di sektor energi.

Proyek biometana akan memberikan manfaat berupa pengurangan emisi gas metana, mengurangi emisi karbon, dan memenuhi kebutuhan gas bumi pelanggan.

Kemudian, seiring dengan perkembangan Pertamina Group untuk mengembangkan bisnis transportasi CO2, PGN akan berperan untuk melakukan pengembangan infrastruktur dari sisi midstream

“Hasil diskusi strategis dalam IAF 2024 memungkinkan untuk diselaraskan dengan strategi pengembangan bisnis gas bumi PGN.

Sehingga perencanaan investasi, inovasi dan adaptasi teknologi menjadi lebih tepat sasaran,” ujar Rosa.

Rosa melanjutkan PGN berkomitmen untuk mengoptimalkan penggunaan gas bumi pada masa transisi ini.

Dengan infrastruktur pipa gas terpanjang di Asia Tenggara, menurut dia, PGN senantiasa memastikan pasokan gas bumi yang efektif dan efisien di seluruh Indonesia.

Sehingga akan mempercepat pengembangan dan pemanfaatan energi hijau.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Mediaemiten.com dan Harianinvestor.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Indonesiaraya.co.id dan Harianbogor.com

Sedangkan untuk publikasi press release di media ini atau serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

Atau hubungi langsung WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News.

Berita Terkait

Keunggulan OKX dan Panduan Memahami Peluang Investasi Bitcoin
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
Mengenal Jenis-Jenis Ban Alat Berat & Cara Memilih yang Tepat
Menguak Strategi Sukses Emiten Pertahankan Investor
Pemerintah Jamin Harga Beras Wajar, Surplus Produksi Atasi Kelangkaan
Energi Panas Bumi Meledak, Tapi Siapa yang Kendalikan Keselamatan?
Sapulangit PR dan Persrilis.com Bisa Tayangkan Ribuan Press Release, Efektif untuk Memulihkan Nama Baik
Inilah 8 Peranan dan Manfaat Penting dari Publikasi Press Release bagi Dunia Usaha dan Perusahaan

Berita Terkait

Jumat, 7 November 2025 - 18:28 WIB

Keunggulan OKX dan Panduan Memahami Peluang Investasi Bitcoin

Rabu, 8 Oktober 2025 - 11:14 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Kamis, 28 Agustus 2025 - 16:49 WIB

Mengenal Jenis-Jenis Ban Alat Berat & Cara Memilih yang Tepat

Senin, 18 Agustus 2025 - 08:47 WIB

Menguak Strategi Sukses Emiten Pertahankan Investor

Kamis, 17 Juli 2025 - 07:34 WIB

Pemerintah Jamin Harga Beras Wajar, Surplus Produksi Atasi Kelangkaan

Berita Terbaru