Basarnas Turun Tangan, Terjunkan Tim Pencari Korban Tambang Ilegal Longsor di Solok Sumbar

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 28 September 2024 - 02:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah longsor menerjang kawasan tambang ilegal di Kabupaten Solok. (Facebook.com @Badan Nasional Penanggulangan Bencana)

Tanah longsor menerjang kawasan tambang ilegal di Kabupaten Solok. (Facebook.com @Badan Nasional Penanggulangan Bencana)

TAMBANGPOST.COM – Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) menerjunkan dua regu tim SAR untuk mencari para korban yang dilaporkan tertimbun tanah longsor di areal pertambangan rakyat di Kecamatan Hiliran Gumanti, Solok, Sumatera Barat, Jumat 27 September 2024.

Direktur Operasi dan Latihan Basarnas Edy Prakoso yang dikonfirmasi di Jakarta mengatakan.

Berdasarkan laporan yang diterima tim pusat informasi Basarnas dua regu tim dari Kantor SAR Padang dan Unit Siaga SAR Solok Selatan diterjunkan, total 11 personel.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Personel kami akan dirikan posko di Solok. Untuk menuju ke lokasi bencana diestimasi tiga jam perjalanan,” kata dia.

Menurut dia, tim SAR yang diterjunkan sudah menjalani pemeriksaan kondisi kesehatan.

Mereka pun dilengkapi dengan peralatan optimal seperti beberapa unit kendaraan motor dan mobil rescue, peralatan medis, dan drone thermal.

Basarnas belum mengetahui secara rinci berapa jumlah keseluruhan korban dalam peristiwa tanah longsor yang terjadi di areal tambang rakyat tersebut.

Namun berdasarkan laporan sementara dari personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok, pada Jumat pukul 14.00 WIB korban sebanyak 40 orang.

25 di antaranya dilaporkan masih tertimbun atau terjebak longsor dan 15 orang meninggal dunia.

Edy berharap kondisi cuaca di lokasi kejadian kondusif sehingga proses operasi SAR berjalan dengan lancar dan para korban bisa segera dievakuasi.***
Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Minergi.com dan Infotelko.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Haiindonesia.com dan Helloseleb.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

Atau hubungi langsung WhatsApp Center Rilispers.com (Pusat Siaran Pers Indonesia /PSPI): 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Klik Persrilis.com untuk menerbitkan press release di portal berita ini, atau pun secara serentak di puluhan, ratusan, bahkan 1.000+ jaringan media online.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Berita Terkait

Tragedi Kebakaran Sumur Minyak Blora Tewaskan 3 Warga dan Puluhan Mengungsi
Penggeledahan Korupsi Tambang Bengkulu: Aset Mewah Bos Batu Bara Disita Kejati
Skandal Migas Pertamina, Riza Chalid Jadi Buron Internasional
Keberadaan Riza Chalid Masih Misterius di Tengah Kasus Korupsi Minyak
Kejagung Buru Riza Chalid, Tersangka Korupsi Minyak yang Diduga di Singapura
Investigasi KPK ke Eks Menteri ESDM Bisa Ganggu Sentimen Investor Tambang
Viral Surat Kementerian untuk Istri Menteri, Maman: Tak Satu Rupiah Negara
Duit Negara Raib! Kredit Ekspor LPEI Disulap Jadi Ladang Korupsi

Berita Terkait

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:59 WIB

Tragedi Kebakaran Sumur Minyak Blora Tewaskan 3 Warga dan Puluhan Mengungsi

Senin, 4 Agustus 2025 - 10:39 WIB

Penggeledahan Korupsi Tambang Bengkulu: Aset Mewah Bos Batu Bara Disita Kejati

Kamis, 31 Juli 2025 - 08:04 WIB

Skandal Migas Pertamina, Riza Chalid Jadi Buron Internasional

Jumat, 18 Juli 2025 - 08:55 WIB

Keberadaan Riza Chalid Masih Misterius di Tengah Kasus Korupsi Minyak

Jumat, 11 Juli 2025 - 08:02 WIB

Kejagung Buru Riza Chalid, Tersangka Korupsi Minyak yang Diduga di Singapura

Berita Terbaru